Kelahiranku
Kelahiranku
Malam ini begitu larut
Berkawan sepi dan kerinduan
Malam yang tiada hujan
Jam dinding menulis angka
02.40 di 22 Oktober-ku
Malam ini tiada yang mengucapkan dan memberi doa kepadaku...
Juga termasuk kekasih hati...
Pun dirimu....terlelap dalam tidurmu...
Tetapi Ibu selalu mengingat...
Dan mengawali semua lewat lantunan doa...
Ibu,,, maafkan diriku yang melupakanmu...
Ternyata kehadiranku di dunia berharga dan penting buatmu...tak lelah dalam doa-doa..
Kekasih hanya menyindir lewat tulisannya...
Mungkin pula diriku hanya kegedean rasa...
Hari ini aku terlahir di dunia....
Seharusnya ditemani kawan spesial...
Sahabat sejak lahir...
Tetapi sudahlah...
4 tahun berlalu....
Aku belajar mengikhlaskannya...
Al-Fateha...
Kadang diriku iri dan ingin mengambil bahagianya...bahagiamu...
Bahagia kekasihku...
Tetapi itu tidak adil...
Tetapi itu menyakitkan....
Tetapi mundur juga bukan pilihan...
Karena dirimu adalah bahagiaku...
Saat ini...
Bahagiaku... Saat ini....
Entah Esok nanti...
Entah Lusa nanti....
22 Oktober 2018
Bertambah usiaku...
Semoga bertambah bahagia dan keberkahan dalam hidupku....aaamiiin...
Terimakasih Ibu....
Hari ini pertaruhan nyawamu melahirkanku...
Malam ini begitu larut
Berkawan sepi dan kerinduan
Malam yang tiada hujan
Jam dinding menulis angka
02.40 di 22 Oktober-ku
Malam ini tiada yang mengucapkan dan memberi doa kepadaku...
Juga termasuk kekasih hati...
Pun dirimu....terlelap dalam tidurmu...
Tetapi Ibu selalu mengingat...
Dan mengawali semua lewat lantunan doa...
Ibu,,, maafkan diriku yang melupakanmu...
Ternyata kehadiranku di dunia berharga dan penting buatmu...tak lelah dalam doa-doa..
Kekasih hanya menyindir lewat tulisannya...
Mungkin pula diriku hanya kegedean rasa...
Hari ini aku terlahir di dunia....
Seharusnya ditemani kawan spesial...
Sahabat sejak lahir...
Tetapi sudahlah...
4 tahun berlalu....
Aku belajar mengikhlaskannya...
Al-Fateha...
Kadang diriku iri dan ingin mengambil bahagianya...bahagiamu...
Bahagia kekasihku...
Tetapi itu tidak adil...
Tetapi itu menyakitkan....
Tetapi mundur juga bukan pilihan...
Karena dirimu adalah bahagiaku...
Saat ini...
Bahagiaku... Saat ini....
Entah Esok nanti...
Entah Lusa nanti....
22 Oktober 2018
Bertambah usiaku...
Semoga bertambah bahagia dan keberkahan dalam hidupku....aaamiiin...
Terimakasih Ibu....
Hari ini pertaruhan nyawamu melahirkanku...

People said life begin at fourty...memasuki usia ke 40th ada banyak rasa berkecamuk, juga sesuatu dalam diri..hanya pengendalian diri dan Allah SWT yg bisa menjaga diriku saat ini,,,,
BalasHapus